MUNAJAT 2

Assalammualaikum  warahmatullahiwabarakatuh

Salam Jum'at Barokah

بسم الله الرحمن الرحيم

Wahai Rasulullah Junjungan Kami
Alangkah indahnya taman-taman yang luas dengan pohon-pohon yang rindang, apa saja yang terdapat didalamnya indah dan enak di pandang mata, harum semerbak wanginya, manis buah-buahannya dan di senangi oleh setiap orang.

Itulah Ahlak nabi yang luhur yang mengagumkan, bila di pandang, tidak seorangpun dapat memastikan manakah diantara budimu yang lebih tinggi martabatnya, yang lebih menarik dan mempesona maka tidak seorangpun mengetahui mana yang lebih cepat daya tariknya, dan mana yang lebih kuat membekas dan melekat dalam jiwa.

Aku telah menghabiskan hari-hariku yang bahagia dalam umurku sebagai juru kunci dari taman ini, setiap aku lewat di bawah naungan di bawah salah satu sifatmu yang utama, maka aku berkhayal bahwa sifat itulah yang terbaik di antara sifat-sifatmu yang utama, jika aku berlindung dibawah naungan sifatmu yang lain maka tergambarlah bahwa sifat itulah yang lebih agung, kemudian aku berlindung dibawah sifatmu yang lain maka terlukislah dalam pikiranku bahwa inilah yang lebih utama. Ketika itu sadarlah aku bahwa tidak ada jalan untuk mengutamakan, membandingkan, atau menguatkansalah satu dari sifat-sifatmu yang mulia itu.

Wahai Rasulullah yang kami cintai !
Maafkanla aku karena pendeknya jangkauan penglihatan ku sesungguhnya rumput yang tumbuh dibawah pohon yang besar kadang-kadang ingin mengetahui apa sebenarnya pohon yang besar dan tinggi itu, maka tergambarla dalam khayalnya bahwa dia telah mengetahui hakekatnya, padahal penglihatannya tidak melampaui batang yang dekat dengan tanah.

Ampunila kelemahan kami ini ! sesungguhnya kata-kata dan ungkapan yang indah sekalipun bila di mintai untuk menggambarkan keluhuranmu niscaya ia akan mundur dan minta maaf, apalagi kata-kata dan ungkapan ini hanya merupakan selokan kecil yang mengalir dari sungaimu yang besar atau merupakan kolam yang menampung air hujan yang lebat.

Wahai Rasulullah imam kami
Sesungguhnya beratus bilyun dari pengikutmu yang sangat gandrung melihat dan memperhatikan akhlakmu yang agung agar mereka dapat mengikutinya baik secara pribadi maupun secara bermasyarakat. Engkau adalah suri tauladan yang luhur bagi kami. Engkau adalah pandu Kami yang tertinggi. Engkaula suri tauladan dan imam kami

Wahai rasulullah Junjungan kami yang mulia penutup para rasul, manusia yang paling sempurna. Engkau dirikan pemerintahan islam bertiang akhlak yang luhur serta nilai-nilai yang tinggi. Berbenteng kebaikan, kebenaran, keadilan, kemerdekaan, persaudaraan dan persamaan.

Di kutip dari goresan pena DR. AHMAD MUHAMMAD AL-HUFY sebagai pembuka kitab AHKLAK Nabi MUHAMMAD saw.
 Kutipan ini tidak sama persis beberapa kata dan kalimat menyesuaikan dengan pembaca, bahasa yang sungguh luar biasa semoga menginspirasi


#bloggerbengkulu

Posting Komentar

10 Komentar

  1. Masya Allah, Tabarakallah
    kalau dengar sifat rosul jadinya ngerasa kecil....banget, masih jauh dari sifat-sifat beliau

    BalasHapus
  2. Akhlak rasul memang akhlak manusia yang paling sempurna. Semoga kita bisa mengambil tauladan dari junjungan kita rasulullah Saw

    BalasHapus
  3. Semoga kita mendapat syafaatnya kelak bunda..pengen banget bertemu beliau dan keluarganya.

    BalasHapus
  4. Sungguh Indah Akhlak Rasulullah .

    BalasHapus
  5. Semoga kita termasuk golongan ummatnya, meski belum bersua tetapi selalu bersholawat padanya.

    BalasHapus
  6. masyaallah.. semoga nanti bisa bertemu dengan idolaku, suri tauladanku Nabi Muhammad Saallahuaalaihi wassaallam. aamiin

    BalasHapus
  7. Semoga nanti kita dipertemukan dengan Rasulullah

    BalasHapus
  8. Masya Allah ... Semoga kita bisa bertemu dengan Baginda Muhammad . Aminn

    BalasHapus